February 8, 2010

Andrea Hirata: Aset Kebanggaan Bangsa

Sebagai seorang pecinta dunia novel di Indonesia, tentu pernah membaca atau minimal mendengar tentang pria asal belitong yang satu ini.

Andrea Hirata

Andrea hirata merupakan seorang sarjana lulusan Universitas Indonesia yang kemudian melanjutkan studinya di Universitas Sorbonne Prancis dan Shefilled Hallam United Kingdom. Tesisnya yang bertema  ‘Eknomi telekomunikasi’ telah mendapat penghargaan dan dia lulus dengan IP cumlaude di dua universitas tersebut. Andrea atau yang akrab dipanggil ikal telah menulis empat buah buku yang dengan hebatnya mampu menyandang predikat best seller pada masing-masing buku.

Pertama kali buku Andrea masuk ke dalam pasaran, hampir setiap orang pecinta buku membicarakannya. Pada awalnya saya yang juga merupakan pecinta buku belum begitu tertarik dengan buku-buku itu. Kenapa? Karena saya telah mendengar sebagian cerita dari orang-orang bahwa buku tersebut berisi cerita masa kecilnya yang dituliskan dengan metode pendekatan budaya. Terus terang saya kurang tertarik membaca sesuatu yang terkesan tradisional.

Hingga sampai buku ke-tiganya yang berjudul ‘Edensor’ terbit. Suatu hari kakak saya membelikan buku itu untuk saya, tidak tau atas dasar apa, padahal saya belum pernah membaca dua novel sebelumnya. Namun karena novel itu sudah ada di tangan saya, sayapun mecoba untuk membacanya. Di luar dugaan, saya sangat tertarik sampai saya ketagihan untuk membaca halaman demi halaman dalam buku tersebut. Baru satu buku saja, saya sudah merasakan bahwa Andrea Hirata adalah seorang penulis hebat yang mampu membuka mata kita tentang dunia, tentang Indonesia.

Setelah hatam membaca edensor, saya langsung mencari dua buku sebelumnya, yaitu ‘Laskar Pelangi’ dan ‘Sang Pemimpi’. Saya semakin kagum dengan pria lulusan Sorbone ini. DI setiap bukunya selalu memberikan makna yang berbeda serta cita rasa yang berbeda pula. Terlebih kisah tersebut adalah kisah nyata tentang masa lalunya, hal ini lah yang membuat saya makin mencintai buku ini.

Tidak lama setelah itu, muncul karyanya yang lain, ‘Maryamah Karpov’. Karya yang satu ini merupakan karya terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi.

Melalui tulisan ini saya akan membahas satu persatu buku karya Andrea Hirata tersebut.

Laskar Pelangi

“..and to every action, there is always an equal and opposite or contrary reaction..”

Buku 1. Laskar Pelangi

Kalimat itu merupakan kalimat dari Isaac Newton tentang hukum aksi reaksi, dan kalimat itu juga menjadi bagian awal dari buku ini. Saya yakin hampir setiap orang yang membuka ini pasti akan berpikiran, “wah berat nih”, namun saya yakin setelah dia membuka halaman pertama , kedua, dan seterusnya dia akan terbawa oleh manis ceritanya, serunya petualangan ke sepuluh orang anak kecil yang menamakan diri mereka ‘Laskar Pelangi’.

Ikal, itulah nama yang digunakan oleh Andrea Hirata untuk dirinya sendiri di buku tersebut. Entah mengapa di dua buku pertama saya selalu menganggap bahwa Andrea tidak menempatkan dirinya sebagai tokoh utama. Dia lebih menjelaskan tentang sahabat-sahabat yang ada di sekitarnya yang mampu memberikan inspirasi ke dalam kehidupannya.

Lintang, dia lah salah satunya. Mungkin ini alasan kenapa Isaac Newton menjadi pembuka dalam buku ini. Lintang merupakan sahabat ikal yang paling cerdas, hampir atau mungkin malah menyamai Isaac Newton. Ikal sendiri selalu menyebut Lintang sebagai, “my Isaac Newton”. Tokoh Lintang ini digambarkan sebagai orang yang sangat miskin. Ayahnya hanya seorang nelayan, sementara dia harus membantu menghidupi ke dua adiknya. Namun miskin harta bukan berarti miskin ilmu, semangat belajar Lintang sangat tinggi. Bahkan ketika bu Muslimah, guru mereka absen mengajar, Lintang lah yang menjadi guru bagi ke sembilan orang temannya. Namun ternyata takdir berkata lain, Ayah Lintang meninggal dunia. Terpaksa Lintang harus menjadi kepala keluarga dan berhenti sekolah. Ini merupakan epilog dari cerita Laskar Pelangi yang sangat mengharukan.

Mahar, teman ikal yang lain. Seorang anak yang sangat berbakat dalam hal seni. Seakan bakat itu tumbuh dengan sendirinya melalui hobinya mendengarkan musik melayu di saluran Radio yang seadanya. Sayangnya  kecerdasan spiritual Mahar sangat kurang, dia mempercayai dunia perdukunan da sangat terobsesi untuk menjadi seorang dukun.

Namun dibalik menyedihkannya nasib Lintang, dan kurangnya iman Mahar, terdapat hal menarik yang akan saya ceritakan ketika membahas Maryamah Karpov.

Sang Pemimpi

buku2. sang pemimpi

“bermimpilah, maka tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu”

Ini merupakan kalimat yang paling terkenal dari Sang Pemimpi, diucapkan oleh Arai, saudara sepupu Ikal. Kalau di Laskar Pelangi tokoh inspirasinya adalah Mahar dan Lintang, di jilid ke dua Arai ini lah pehatian utamanya.

Kisah ini menceritakan tentang usaha mereka dalam mengejar mimpi saat SMA, yaitu mimpi untuk sekolah di Eropa suatu hari kelak. Tak pernah berhenti mereka menabung agar bisa keluar dari pulau kecil itu dan kuliah di Jakarta untuk pada akhirnya melanjutkan kuliahnya Eropa. Saya sering berpikir, betapa mudahnya orang-orang seperti saya untuk mendapatkan informasi tentang beasiswa. Tidak hanya melalui kertas-kertas pengumuman yang begitu ramai di mading kampus, namun fasilitas internet 24 jam juga sangat membantu dalam mencari informasi tersebut. Saya tidak pernah kepikiran untuk menabung koin demi koin dalam kotak alumunium seperti yang dilakukan Arai dengan Ikal. Novel Sang Pemimpi membuat saya agak malu menjadi diri saya yang tidak mempunyai mimpi setinggi mereka.

Meski berkali-kali goyah, Ikal tetap berani bermimpi untuk mencapai cita-citanya. Semua itu karena Arai yang menyemangatinya. Arai tidak pernah bermimpi di setiap detiknya. Hingga pada akhirnya mereka berdua mendapatkan kesempatan kuliah di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, langsung universitas Indonesia dengan predikat cum laude. Sangat Luaar biasa. Melalui buku ini, saya mengambil sebuah kesimpulan, bahwa kita telah berhasil 50% mewujudkan mimpi kita apabila tekad kita kuat. Ya 50% tekad, 50% usaha. Tentunya disertai dengan tawakal kepada Allah J

Edensor

edensor

Ini merupakan buku pertama yang saya baca dari tetralogi laskar pelangi. Saking saya terkagum-kagum dengan isi buku ini , saya sampai membacanya sebanyak dua kali. Buku ini mengisahkan tentang kuliahnya di Eropa. Salah satu hal yang saya sukai, Andrea Hirata sungguh pintar mendeskripsikan teman-temannya dari berbagai negara, MVRC Manooj dari India, Pablo Arian Gonzales dari Meksiko, Ninochka Stronovsy dari Ukrania, Virginia Sue Towsand dari Amerika,  Naomi Stansfield dari Inggris serta Katya dari Jerman.

Hmm. Saya lupa menceritakan tentang gadis bernama A ling yang muncul di ‘Laskar Pelangi’. A ling tidak lain adalah cinta pertama ikal, dan sepertinya juga menjadi cinta terakhirnya. Njoo Xian Ling atau A ling adalah seorang gadis keturunan Tiong Hoa yang dulu sempat tinggal di belitong. Baru saja Ikal dan A ling merasa dekat, tiba-tiba A ling harus pergi tanpa pamit. Kabarnya dia membantu usaha keluarganya di Eropa atau Singapura. Nah, dua buku teakhir ini banyak bercerita tentang usaha Ikal yang tak pernah pupus untuk mencari dimana A ling berada.

Di Prancis, Ikal mencari A ling ke segala penjuru. Dia bahkan sampai mencari lewat web Google. Namun A ling yang ditemuinya ternyata adalah A ling yang lain. Ada A ling yang hanya seorang bayi kecil yang baru lahir, A ling nenek tua yang kebetulan baru saja meninggal saat ditemuinya, atau bahkan A ling yang hanya sebuah papan nama laundry. Biar begitu, ikal selalu yakin bahwa suatu hari dirinya akan menemukan A ling.

Hingga suatu hari, Arai dan Ikal mengadakan perlombaan dengan teman-teman di kampusnya. Lombanya adalah banyak-banyakan mengunjungi negara di Eropa, tentu saja modal ditanggung sendiri. Perlombaan ini diikuti oleh orang-orang yang berasal dari negara yang berbeda, di antaranya Inggris, Amerika, India, Meksiko dan Indonesia yang diwakili oleh Arai dan Ikal.

Akhirnya mereka berangkat mengelilingi Eropa. Ini lah mimpi mereka sejak dulu, berawal dari sebuah sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya,kini  mereka telah menginjakan kakinya menelusuri tanah Eropa. Dalam perjalanan, kejadian seperti dirampok, nyasar sampai kekurangan uang pernah mereka alami semuanya. Namun semangat Ikal untuk menemukan A ling tidak pernah pudar, dia terus mencari dan mencari sampai akhirnya mereka keluar Eropa dan sampai di Afrika! Tapi A ling tidak pernah tampak.

Walaupun A ling tidak berhasil mereka temukan,  mereka telah berhasil menjadi tim yang paling banyak mengunjungi Negara di Eropa bahkan ke Afrika, dan akhirnya merekalah yang menjadi pemenang. Ya dua orang Indonesia yang berasal dari pulau kecil berhasil memenangkan pertandingan ini hanya bermodal tekad dan keyakinan.

Buku ini berhasil membuang jauh-jauh pemikiran bahwa Indonesia bangsa yang lebih rendah dari bangsa Eropa dan Amerika. Tekad kuat Arai dan Ikal membawa saya ke sebuah keyakinan bahwa walaupun kita memiliki banyak kekurangan, namun kita selalu mempunyai kesempatan untuk memperbaikinya. Dan saat itulah muncul sesuatu yang tanpa kita sadari, kita mampu menjadi lebih hebat dari siapapun.

Maryamah Karpov

Buku4. Maryamah Karpov

“..Tahukan dirimu, Kawan? Dalam serpih serpih cahaya, dan gerak-gerik halus benda-benda, tersimpan rahasia, mengapa kita ini ada..”

Dari semua karya Andrea Hirata, karya inilah yang paling membuat saya terkagum-kagum sampai hampir tidak percaya. Sebagian besar dari buku ini menceritakan tentang budaya di pulau Belitong serta karakter-karakternya yang dijelaskan secara sempurna oleh sang penulis.

Kembali ke kekaguman saya, di pertengahan buku kisah ini menceritakan Ikal yang hendak membuat perahu untuk mecari A ling di Batuan. Sebuah tempat yang sangat gahar. Hampir semua orang tidak dapat pulang ketika berlayar ke sana. Melalui bukunya, Andrea menceritakan bagaimana dia dicerca dan ditertawakan oleh  penduduk setempat karena melakukan hal yang di luar batas akal sehat. Namun dibantu dua orag teman lamanya, Lintang dan Mahar, dia berhasil melalui semua ini.

Ya, di sini Lintang kembali eksis. Dia tidak suram seperti dulu ketika terakhir kalinya bertemu di Laskar Pelangi. Dia telah berhenti menjadi supir truk dan beralih menjadi petani kopra yang sukses. Dari sinilah saya belajar bahwa ilmu itu bukan masalah uang. Ilmu itu ada di setiap nafas yang kita hela, dan setiap senti tanah yang kita pijak. Terbukti dari kisah Lintang, dia berhasil memakmurkan dirinya bahkan tanpa harus membayar mahal untuk sekolah. Dia masih mampu menggali ilmu,  buktinya dia mampu memberikan hukum-hukum fisika pada perahu yang akan dibuat Lintang sehingga perahu itu layak mengarungi samudra. Lalu bagaimana dengan kita? Yang setiap harinya duduk di bangku kelas, mengisi absen, membayar mahal lewat atm. Memalukan sekali kan bila tau kenyataan bahwa kita masih belum bisa menerapkan ilmu kita seperti Lintang?

Dan Mahar, masih tetap sesat seperti dulu. Malah jauh lebih sesat. Dia menguasai ilmu-ilmu hitam. Namun ternyata dia belum lupa dengan sahabatnya, Ikal, Dia bersedia mengarungi lautan bersama demi mencari orang yang paling dicintai ikal selama ini, A ling.

Cerita Maryamah Karpov tidak berakhir bahagia. Meski A ling akhirnya ditemukan, keduanya tidak bersatu karena sebuah alasan. Tapi tidak mengapa, karena ini semakin membuktikan saya bahwa cerita ini adalah nyata. Mungkin sampai saat ini Andrea masih belum menemukan happy endingnya dengan A ling.

Begitulah keempat novel karya Andrea Hirata yang sangat spesial di hati saya. Andrea berhasil memberikan warna baru dalam dunia pernovelan Indonesia. Dia menyuguhkan cerita-cerita yang menggugah jiwa, melalui genre yang berbeda.

Melalui karyanya, saya tau caranya bermimpi.

Melalui karyanya, saya yakin tidak ada yang mustahil.

Melalu karyanya, saya bangga menjadi bangsa Indonesia.

jjhjhj

jjhjhjhj

jhjhjghhg

KOMPETISI WEBSITE KOMPAS MUDA
check another post on ‘BANGGA INDONESIA’ category

February 4, 2010

Headline News

PRABU REVOLUSI

Prabu Revolusi News Presenter of Metro Tv

Psati tau kan sama pria yang satu ini? Itu lho.. presenternya Metro Pagi atau Editorial Media Indonesia. Kalian yang membudayakan bangun pagi sambil menonton tv pasti kenal dengan Prabu Revolusi.

Berawal dari kebiasaan gw tidur lagi usai solat subuh. Karena biasanya terdengar suara berisik dari lantai atas, entah suara  apa, kayaknya suara tikus deh..yang jelas suara itu sangat mengganggu dan membuat gw ga bisa tidur dengan tenang. Akhirnya setiap habis subuh gw selalu menyalakan tv dengan harapan suara pengantar gw untuk tidur berubah menjadi suara tv bukan suara grasak grusuk di lantai atas. Nah berhubung tv di kosan kebanyakan hanya digunakan untuk meononton acara Metro TV, dan gw bangun setiap pukul tujuh pagi, wajah pertama yang gw liat setiap membuka mata di pagi hari ya Prabu Revolusi. Ga tau kenapa gara-gara mata gw terlalu sering ngeliat dia di tv membuat gw jadi ngefans sama orang yang satu ini. Sampai-sampai gw cari twitter dan facebooknya. Bagi kalian yang mau nge add di twitter, silakan ketik keyword praburevolusi dijamin satu-satunya nama yang muncul itu cuma dia seorang.

kkll

TOP 3 SINGERS

Belakangan ini suara orang-orang ini lah yang sering mengalun di laptop gw. Dua di antaranya udah gw sukain sejak lama. Dan yang satunya lagi, baru-baru ini aja gw suka dan langsung ngefans berat!

Bon Jovi

John Bon Jovi (48)

Lihatlah dia masih tetap tampan walau usianya sudah mencapai kepala 4. Suaranyapun masih tetap keren.

Avril Lavigne

Avril Lavigne (26)

Baru-baru ini Avril jadi juri di American Idol. Dan gw sangat suka dengan dia! Low profile banget.

Taylor Swift

Taylor Swift (20)

Ini dia penyanyi yang  baru gw lirik belakangan ini. I love Taylor Swift more and more! Oh iya albumnya yang berjudul ‘fearless’ memenangkan Grammy Awards 2010 lho..

kkkkoko

MJ AND HIS AMAZING VIDEO

Earth Song

Kemarin untuk ke dua kalinya gw melihat videonya yang berjudul ‘earth song’ di This is it. Kesan pertama gw untuk video ini adalah gw merinding! Gw merinding saking bagusnya, dan gw terharu dengan setiap kata-kata MJ di video itu tentang bagaimana bumi ini harus kita lindungi. Videonya sendiri mengisahkan tentang seorang anak kecil yang lagi main main di hutan yang sangat indah. Lalu dia tidur di atas rerumputan. Tiba-tiba pada saat dia bangun, dia melihat hutan udah terbakar, binatang-binatang berlarian.

Dan kemarin pas gw ngeliat video ini di Grammy Awards, you know what? I was crying! Gw amat sangat tersentuh dengan makna dari video ini.

Ga salah lagi, dunia kehilangan satu orang terbaiknya pada saat MJ meninggal. Gw kagum dengan dia yang begitu peduli dengan masalah kemanusiaan dan planet bumi. I love you MJ!

kjkj

STUFF I NEED IN MY ROOM

Terlena dengan segala fasilitas rumah yang sangat lengkap, gw jadi berpikir gimana caranya meningkatkan tingkat kenyamanan gw di kamar kosan. Gw pun me list barang-barang yang gw butuhkan untuk ada di kamar gw

Kompor

Berhubung ga ada kompor di kosan, gw jadi mahluk boros yang setiap hari nyari makan di luar. Bosan dengan burjo, restoran semacam rumah pasta pun menjadi pilihan. Untung gw cuma makan 2 kali sehari. Nah kalau ada kompor kan enak tuh..

Printer

Jadi gw ga perlu kebingungan kalo mau ngeprint tugas malam-malam atau pagi buta.

Microwave

Mewah banget sih kalo kosan ada microwavenya. Tapi ini bisa jadi solusi untuk porsi makanan dengan jumlah yang sangat banyak. Kalau ada microwave, gw bisa selalu menyimpan makanan di kulkas dan menghangatkannya kalo gw mau makan lagi.

Tv Cable

Ok, ini udah mulai ga bener.. haha. Sebenernya gw cuma butuh dua channel aja, yaitu starworld dan national geographic

Home Theater

I know its crazy. Tapi kan lumayan bisa mendengarkan musik dengan suara maksimal dan bisa sering-sering nonton dvd tanpa harus memperhatikan kesehatan laptop gw

Play Station

Cukup lah. Kalo semua ini terpenuhi bisa-bisa gw ga kuliah.

klkl

MY FAVORITE TV SHOW

Kick Andy

Kick Andy

Friday, 21.30/ Sunday, 15.30 at Metro Tv with Andy Noya

Gw selalu menyukai acara ini, terutama kalau Andy mengundangan orang yang tidak disangka-sangka

IllFeel


Sunday, 17.30 at Global Tv with Gracia Indri

Yang gw suka dari acara ini adalah karena ngerjainnya ga tanggung-tanggung. Dan gw rasa, ini satu-satunya the real reality show selain Jhon Pantau di trans tv.

kkkk

THIS FEBRUARY

Apa yang menarik dari tv bulan februari ini? Valentine? No no..

Heroes- Season 4, Redemption

Yang menarik adalah adanya HEROES NEW SEASON di starworld. Dan yang membuat gw bahagia ini adalah the last season of heroes.

,,,,

WHAT HAPPENED TO INDONESIA?

Demo Demo Demo

Akhir-akhir ini setiap gw liat berita pasti beritanya tentang kasus Century, tentang orang demo dsbg. Asal kalian tau ya, gw udah bosen sama berita itu sampe sampe gw muak dengernya!

Gini deh, suatu hari gw nonton Editorial Media Indonesia, gw udah cukup seneng tuh begitu tau temanya tentang taman nasional yang kehilangan fungsinya. Alhamdulillah ya Allah, akhirnya terbebas dari berita-berita tentang isu gurita, maling negara dan sebagainya..

Tapi.. kayaknya Metro Tv salah deh ngundang pembicaranya. Ujung-ujungnya tetep aja dia membahas masalah yang sama. Begini kira-kira komentarnya: “ini akbibat dari penjabat yang tidak tau aturan mendirikan vila di taman nasional. Inilah salah satu bentuk kacaunya pemerintahan sekarang, dimana janji 100 hari pemerintah? Dimana kinerja SBY yang sangat dijanjikan dulu? Justru kebanyakan kinerjanya menjelaskan tentang penambahan fasilitas negara. Coba bayangkan, apa pantas wakil rakyat menggunakan mobil mewah di antara rakyat-rakyat kecil?”

ZZZ banget deh

Jelaskan ke gw apa hubungannya Taman Nasional dengan mobil pemerintah?

Masalah Taman Nasional udah ada jauh sebelum SBY jadi pemimpin kali..

Sebenernya kenapa sih dengan Indonesia ini? Orang yang diberitakan oleh  pers juga tentang buruk-buruknya 100 hari doang. Udah tau rakyatnya gampang terprovokasi. Cobalah berpikir dengan pikiran sendiri bukan jalan pikiran orang lain..

Jangan menjelek-jelekan karena belum tentu orang yang menjelek-jelekan jauh lebih baik daripada yang dijelek-jelekan. Jangan juga banyak nuntut karena belum tentu yang menuntut sudah melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara. Seharusnya kalau mau mengingatkan ya dengan cara yang baik lah. Orang salah kok diingatkan dengan cara yang salah.

Komentar dengan cara yang lebih terhormat sehingga dapat mengingatkan bila pemimpin negara melakukan kesalahan.

February 4, 2010

Mikaela Crimmins: Petualang di Zamrud Katulistiwa

Mikaela (23)

Namanya Mikaela Crimmins, biasa dipanggil Micky dia seorang berkebangsaan Australia yang sedang melaksanakan pertukaran pelajar di Fakultas Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Pertama kali saya bertemu dengan dia adalah pada saat bapak ibu kos saya memperkenalkan Micky sebagai penghuni kos yang baru. Dia mengambil salah satu kamar paling besar yang dulu pernah ditinggali oleh temen saya, Dini.

“Hai perkenalkan nama saya Micky, dan saya tinggal di kamar besar di sana. Hehe. Salam kenal..” begitu ucapnya ketika dia menjabat tangan saya untuk pertama kalinya.

Dari situ, kesan pertama saya buat Micky adalah dia orang yang sangat ramah. Dan satu hal yang bikin saya heran adalah kemampuan bahasa indonesianya yang sangat fasih untuk ukuran seorang bule yang baru datang ke Indonesia.

Di Yogyakarta memang terdapat begitu banyak orang asing. Saya sendiri udah pernah pernah kenal dengan 3 orang asing lain, yang pertama itu teman kos saya yang pernah tinggal di kamar bawah. Berbeda dengan Micky, bule yang satu ini lebih dewasa dan umurnya yaa udah masuk usia nikah lah. Tapi sayangnya saya kurang mengenal dengan baik soalnya kamarnya terpencil di bawah sendirian. Kalau bertemu dengan saya juga hanya sebatas senyum dan saling menyapa. Tambah lagi, dia cuma sebentar di Indonesia, sebelum Micky datang ke Indonesia, dia udah terlanjur pulang duluan. Dan tentunya dia pulang sebelum saya mengenal baik dan menyimpan meori saya tentang dia dalam-dalam. Makanya dari tadi saya ga nyebut namanya. Karena namanya aja saya udah lupa.. (maaf ya :( )

Dua orang asing lain yang pernah saya kenal adalah native speaker yang pernah diundang ke dalam acara conversation class di kampus saya.

Diantara orang asing yang pernah saya kenal, Micky lah orang yang paling dekat sama saya dan paling tersimpan dengan baik di memori saya.

Kenapa?

Hal unik yang saya dapat dari Micky adalah saya berhasil melihat Indonesia dari sudut pandang dia sebagai warga negara asing.  Ya bayangin aja, Indonesia ini negara saya sendiri, dari lahir sampai sekarang, udah hampir dua puluh tahun saya tinggal di negara ini namun ada satu sudut yang terlupakan dan mungkin hanya bisa dijawab oleh orang-orang asing yang dengan bahagianya menginjakan kaki di setiap jengkal tanah Indonesia, yang dengan bangganya bergaul dengan orang asli bangsa Indonesia, dan dengan gigihnya mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, seperti Micky ini.

Micky itu seorang backpacker. Daripada kuliah, sepertinya dia justru lebih senang berjalan-jalan menikmati indahnya negara Indonesia.  Selama di Indonesia, dia udah pernah menjelajah sebagian besar pelosok negeri ini, dia udah pernah ke Jepara, Salatiga, Sulawesi, Bali, Lombok, Jakarta, dan bahkan kalu diitung-itung lebih banyak tempat di Indonesia yang dia kunjungi dari pada saya!

Pernah saya menyakan ke Micky bagaimana kesan yang dia dapat dari Indonesia? Sebenernya ga perlu saya tanya pun, saya udah bisa menerka dari ekspresinya selama ini. Tapi saya ingin mendengar langsung dari mulut dia sendiri.

Dengan senyum di wajahnya dia bilang bahwa dia sangat suka Indonesia, yang paling disukai dari Indonesia adalah orang-orang yang sangat ramah dan budaya yang berbeda dari setiap daerah-daerah di Indonesia.

Pernah juga saya iseng menanyakan, lebih suka mana antara Indonesia dan Malaysia? Waktu itu memang lagi maraknya kita bertengkar dengan negara tetangga yang satu itu, dan mengingat Micky pernah ke Malaysia, saya jadi tergerak untuk menanyakan.

Dia tertawa. Satu kalimat yang membuat saya bangga, dia langsung menjawab , “Jelas Indonesia”. Dia bilang warganya lebih ramah, dan Indonesia lebih beragam, karena kalau di Indonesia, beda kota saja udah terlihat sekali perbedaannya. Kalau di Malaysia ya sama saja.

Tapi saya iseng lagi menanyakan ke dia, “apa kekurangan Indonesia dibandingkan dengan negara lain yang pernah kamu kunjungi?”

Dia jawab dengan sangat hati-hati, namun saya yakin itu jujur, “Indonesia terlihat sedkit lebih kotor”

Oke.. ternyata hal yang satu itu akhirnya menjadi masalah, karena saya sendiripun mengakui.

Oh iya, mengenai kenapa dia begitu fasih berbahasa Indonesia, saya juga sempat menanyakan ke dia. Dia bilang, sebelum datang ke sini dia sudah belajar bahasa Indonesia di Australia untuk persiapan. Banyak orang Australi yang belajar bahasa Indonesia. Dia bilang, “Indonesia adalah tetangga kita, jadi kita merasa harus bisa mempelajari bahasanya”. Terus terang saya terharu. Ternyata warga Australi begitu baik dan tidak sombong. Beda dengan negara lain yang juga bertetangga, baru lebih maju sedikit tapi udah berani mengejek dan menghina negara kita.

Hari-hari terus berlalu, banyak hal yang saya lewati bersama Micky. Saya juga mengenalkan Micky dengan temen-temen saya di kampus. Begitu mendengar saya punya teman dari Australi di kosan, anak anak yang kebetulan satu organisasi dengan saya langsung semangat meminta saya untuk mengundang Micky ke acara Conversation Class. Saya pun mengajak Miccky untuk ke acara itu dan di luar dugaan dia sangat senang karena akan mempunyai lebih banyak teman di Indonesia. Berangkat dari situ, saya jadi sering mengajak Micky untuk ikut setiap kali saya dan temen kampus mau jalan-jalan. Saya dan temen-temen sering nonton bareng sama dia. Dari mulai Orphan sampai yang terakhir itu kalau ga salah New Moon. Mengenai film yang udah pernah dia tonton, dia juga cukup sering nonton film Indonesia di antaranya ‘Kalau cinta jangan cengeng’ dan ‘Serigala terakhir’. Kebanyakan dari film Indonesia yang dia tonton, dia ga mengerti jalan ceritanya haha.. soalnya di film itu banyak bahasa gaul kayak “lo” “gw”  dan kalau di serigala terakhir banyak kalimat-kalimat yang kalau masuk badan sensor bunyinya langsung berubah jadi “piip..piip”. Yang begitu jelas dia ga pernah pelajarin kan di kampus?

Conversation Class at JTMI

Micky sering bertingkah lucu dengan masalah bahasa. Pernah saya mendapat sms dari dia pas kebetulan saya lagi ada di Jakarta. Biasanya kalau mau mengungkapkan keadaan udah lama ga ketemu kan pakai “long time no see” ya. Tapi kayaknya Micky mengartikannya per kata, dia sms saya dengan bunyi begini: “panjang lama tak bertemu. Apa kabar di jakarta?”. Saya cuma bisa tertawa begitu baca sms itu. Menariknya, ga hanya sekedar bahasa Indonesia, dia juga mempelajari bahasa Jawa. Dan memalukannya, mungkin dia lebih ngerti bahasa Jawa dibanding saya.. waw.

dont you think she looks smarter than einstein?

Dia juga pernah berkunjung ke Jakarta untuk menghadiri acara Java Jaz. Niatnya dia mau membeli tiket dadakan, tanpa tau kalau acara itu pasti penuh banget dan tiket ada kemungkinan habis. Ternyata bener sampai di sana tiket sudah habis, tapi beruntungnya dia justru diberi gratis masuk oleh pihak pantia, entah apa sebabnya. Pulang dari sana dia berkomentar, “Java Jazz bagus sekali”.

Mengenai dunia musik Indonesia, dia pernah bilang kalau dia suka beberapa band di Indonesia di antaranya, yang paling saya ingat,adalah  Sheilla on 7 dan Changcutters. Saya langsung girang dan berbangga karena kebetulan saya juga salah satu penggemar dari S07 dari kecil sampai sekarang. Dia juga bilang kalau dia bisa menyanyikan lagunya karena dia sudah pernah nonton konsernya.

take a picture with Caleg lol

Selama di Jogja, untuk berkeliling, dia sering menggunakan sepeda atau motor. Awalnya hanya sepeda. Sebelum dia punya motor, saya sering berpapasan sama dia di depan pagar kosan. Dia hendak pergi latihan basket di malam hari dengan mengayuh sepeda ke Gelanggang UGM. Micky bukan orang yang manja, kalau hujan, dia tidak menunggu sampai hujan reda, dia pergi ke tempat tujuan dengan menggunakan jas hujan. Tapi karena  akses jalan pengguna sepeda untuk jalan di luar kampus tidak ada maka dia memberanikan diri untuk menggunakan motor. Awalnya saya sedikit heran karena motor di Indonesia hampir tidak ada yang cocok desainnya untuk warga asing. Namun dia tetap membeli motor manual biasa untuk digunakannya kalau melakukan perjalanan di luar lingkungan kampus. Saya mengaggumi hal itu karena di negaranya, jarang ada pengguna motor apalagi perempuan. Dia pernah bilang, awalnya dia tidak diidzinkan mengendarai motor karena berbahaya namun karena kebutuhan maka akhirnya diizinkan juga. Mungkin setelah ini dia pulang ke negaranya, dia disebut sebagai super woman kali ya..

Satu tahun sudah Micky tinggal di Jogja. Tanggal 24 Januari kemarin menjadi hari perpisahan saya dengan Micky. Sedikit berat rasanya berpisah dengan Micky, itu yang juga dirasakan oleh anak kosan saya yang lain. Dia udah cukup banyak melalui hari-hari bersama kita.  Pada tanggal 23, sehari sebelum Micky berangkat, Micky mengadakan pesta perpisahan di Nanamia dan Happy Puppy. Di sana dia memperkenalkan kita pada mainan yang biasa dimainkan di negaranya ketika perayaan natal. Pada saat di Happy Puppy, Micky meyewa ruangan besar untuk sepuluh orang padahal yang datang hanya tujuh orang. Hari itu benar-benar menyenangkan karena kita menggila bersama. Dari situ saya tau bahwa micky lebih “gila” daripada yang saya kenal sebelumnya. Tapi ternyata lagu luar yang terkenal di negara kita ga sama dengan yang terkenal di negara dia. Jadi ada banyak lagu yangkita tau tapi dia ga tau. Dia tau tapi kita ga tau. Tapi di situlah kita bertukar lagu-lagu bagus. Di akhir, kita menyanyikan lagu “Sahabat sejati” Sheilla on7 yang kita persembahkan untuk Micky.

Esok harinya ketika kita benar-benar berpisah, saya menghadiahkan dia satu album RAN. Kenapa RAN? Karena kebetulan temen saya, Andika Rinaldo yang merupakan koordinator Raners Jogja pernah dengan bangganya mempromosikan RAN ke Micky. Dan Micky pernah bilang dia jadi ingin mendengar lagunya, sebagus apa sih. Begitu saya berikan albumnya yang pertama, dia terlihat sangat senang dan bilang dia akan memutar lagu itu pada saat pesta penyambutan dirinya di Australi. Saya juga menjanjikan akan memberikan dia album RAN yang kedua kalau dia balik ke Indonesia suatu hari nanti.

Ga bohong, saya bener-bener kehilangan pada hari itu. Dari Micky saya tau bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang menyenangkan, dan negara yang lebih dari pantas untuk dicintai. Karena dari kacamatanya, saya melihat begitu banyak potensi negara ini yang terlupakan oleh kita. Bahkan mungkin dia lebih bisa menghargai negara ini daripada warga Indonesia kebanyakan. Dari dia saya belajar untuk lebih mengharagai tanah air, dan semangatnya untuk datang lagi ke Indonesia, menjadi salah satu alasan saya untuk memelihara Negeri ini serta memajukan negeri ini kelak. Mungkin bukan hanya Micky, banyak orang asing di luar sana yang sangat ingin berkunjung ke Indonesia. Lucunya, dari merekalah saya bisa menjadi lebih cinta kepada Indonesia.

Malam itu sesaat setelah magrib tiba, dia masuk ke dalam taxi yang akan membawa dia menuju bandara. Dengan air mata  dia mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa lagi di lain kesempatan. Setelah itu mobil avanza hitam itu membawanya pergi. Itu menjadi saat terakhir saya bertemu dengan Micky.

Goodbye Micky!

hhhjh

hghghghf

vgcfgdcfx

gfgftftf

KOMPETISI WEBSITE KOMPAS MUDA

check another post on ‘BANGGA INDONESIA’ category

January 16, 2010

how can..

how can i say “semangat!” while my heart’s crying?

how can i believe if  i don’t see a miracle anymore?

how can i find the answer while i’m getting bored?

how can i fake a smile, while they exactly know how i feel?

how can i be strong, while i fall and fall again?

but i forget one thing…

how can i ask those stupid questions while i dont know what’s gonna happen tomorrow?

i don’t know God’s plan..

January 9, 2010

Best of Me

ada lagi nih satu lagu yang liriknya bagus..

sebenernya ada sedikit haru pas gw denger lagu ini

masih inget blog gw yang judulnya ‘Puisi Lama’? Puisi itu gw buat kira-kira tahun 2007. terus seiring jalannya waktu, gw bingung menggambarkan perasaan gw di 2008. kayaknya lagu ini pas banget.

sebut gw bego, bodoh, tolol, atau semacamnya

karena gw sendiri juga berpikiran begitu.

apa coba maksud gw buka-buka kenangan lama? orangnya juga udah ga mungkin baca.  dan lebih anehnya lagi, gw juga merasa itu udah sangat basi. dan bener-bener ‘nothing left for me’. dan gw udah 100% ga mikirin dia lagi.

tapi apa salahnya gw mengklarifikasi semua? meskipun dia ga pernah baca.. tapi seengganya gw udah melakukan sesuatu buat diri gw.. dan itu jauh lebih baik daripada ngga sama sekali,

ya ini lah lagu yang jadi masalah itu

Best Of me

Daniel Powter

I was made the wrong way

Wont you do me the right way?

Where you gona be tonight

cause i wont stay too long

….

Maybe you’re the light for me

When you talk to me it strikes me

Wont somebody help me

cause i dont feel too strong

Was it something that i said?

Was it something that i did?

Or the combination of both that did me end

..

You know i’m hoping you’ll sing along

Though its not your favorite song

Dont wana be the wind

There’s nothing left to say

You know that some of us spin again

When you do you need a friend

Dont wana be the wind

There’s nothing left for me

..

And i hate the thought of  finaly being erased

Baby that’s the best of me

..

Everything’s behind you

But the hopeless stands beside you

Living in the moment

Have i wasted all your time?

Was it something that i said?

Was it something that i did?

Or the combination of both that did me end

..

You know i’m hoping you’ll sing along

Though its not your favorite song

Dont wana be the wind

There’s nothing left to say

You know that some of us spin again

When you do you need a friend

Dont wana be the wind

There’s nothing left for me

..

And i hate the thought of  finaly being erased

But Baby that’s the best of me

….

Sekedar mau ngasih tau, gw nulis ini ga copas lho.. gw ketik ulang. Lebih ada feel nya..

Oke, ini yang terakhir ya.. Daripada untuk dia, gw lebih seneng bilang ini untuk diri gw sendiri, atau untuk dia yang dulu

January 9, 2010

if you had one million dollars, what would you do?

uut : ak sih mau shopping di amplas sampe gila, kalo perlu sampe mobilku ga muat

dinda: ak pasti bakal beli rumah di jogja, biar bebas pulang jam berapa aja

vita: keliling dunia dong, siapa tau nemu cowok baru

yoshi: ikut program diet tanpa pantangan makan, tanpa olah raga, ya pokoknya yg ga pake ribet

deo: pergi ke paris, jadi model di sana..  itung-itung ngembangin bakat terpendam

atiq: buka pabrik kerupuk, atau pabrik roti swiss merknya “atieexxx”. dengan lambang tanggan lagi ‘peace’.

bado: pasti buat nyewa RAN buat diri pribadi selama setahun penuh, melebarkan sayap RANers jogja.

esaka: jadi member fitness seumur hidup, biar otot tangan tetap terjamin.

bintar:  (sampil ngipas” pake uang) sini chronics gw yang biayain..

adit: kalo bisa abis lulus, ngulang lagi masuk ti ugm. Biar ntar pas smester 3 bisa juara 1  ergonomics competition  lagi. (sumpah.. sampaah banget!)

*ga jelas

January 5, 2010

pengalaman terbang bersama maskapai asing

airasia.com

mungkin banyak ya orang yang udah mengenali  salah satu maskapai penerbangan paling laris di Indonesia ini, namun ga banyak yang tau kalau airasia.com bukan maskapai penerbangan yang berasal dari Indonesia.

Malaysia,itulah negara asal dari maskapai yang berwarna dasar merah ini.

Gw juga merupakan salah satu pelanggan air asia yang cukup sering pulang pergi naik pesawat tersebut.  Bahkan kalau seandainya gw memutuskan untuk mengadakan perjalanan menggunakan pesawat, maskapai pertama yang gw cek harganya adalah airasia.com

alasannya sederhana, biayanya relatif murah dan fasilitasnya cukup memuaskan.

gw inget banget pertama kalinya gw jadi penumpang airsia.com itu pas gw balik dari Jogja menuju Jakarta dalam rangka liburan semester genap. Kesan pertama yang gw dapatkan dari airasia.com adalah: Pesawatnya bagus . Bersih, dan terlihat baru. Terlebih gw didaratkan di terminal 3 bandara Soekarno Hatta, dimana terminal tersebut merupakan terminal yang masih baru. Jauh berbeda dengan dua terminal sisanya, yang masih menggunakan desain sangat Indonesia. Keadaan Terminal 3 bandara Soekarno Hatta, terlihat mengadaptasi dari salah satu bandara international di negara Saudi Arabia.

ok, lupakan terminal 3, kembali ke airasia.com

begitulah seterusnya, sampai gw mulai sedikit ‘kecanduan’ menggunakan airasia.com untuk alternatif penerbangan gw.

Sedkit ngerasa bersalah sebenernya, soalnya ya kita tau sendiri maskapai itu kan milik dari negara tetangga. terlebih si negara tetangga itu sering banget saling menghujat dengan kita.

hati gw sedikit menciut kalau gw inget kata Pak Presiden, Pak wakil Presiden, Pak Menteri Kebudayaan, dan hei bahkan Pak Bagyo, dosen gw sendiri pun sering banget ngulang-ngulang kalimat ini, “cintailah produk dalam negeri”

Tapi apa mau dikata, kita terbentrok dengan istilah konsumen cerdas sekarang.

pengalaman perjalanan

tanggal 5 Desember yang jatuh pada hari ini, gw kembali menggunakan airasia.com dengan rute perjalanan Jakarta-Yogyakarta. Tertulis di tiket, pesawat berangkat pukul 06.00 WIB. Dipikir-pikir, gw hobi banget baik penerbangan pagi-pagi buta begitu. Faktor utamanya adalah karena kalau berangkat subuh, perjalanan dari rumah gw ke bandara lancar ga ada hambatan, ga pake macet.

Ketika gw berada di tol Cengkareng, gw melihat langit di atas sana penuh dengan kilat menyambar-menyambar. Dalam hati gw, jelas lah gw ketakutan. Tapi gw yakin, ga mungkinlah kalau seandainya pesawat yang gw tumpangin itu tetep dapat idzin penerbangan kalau emang cuacanya gw mendukung, kecuali kalau jenis airbus yang gw tumpangin itu mampu menahan sengatan listrik sebesar 20.000 ampere.

cerita singkat tentang terminal 3

Sampai di Terminal 3, seperti biasa, terminal itu terkesan megah di mata gw. Lebih megah dari terminal 1 dan 2. Walaupun sebenernya gw jauh lebih suka desain terminal 1 dan 2, lebih Indonesia. Andai saja pihak bandara mau memperbaiki terminal yang kayaknya butuh sangat banyak perbaikan itu.

Terminal 3 ini, dikhususkan untuk penerbangan menggunakan mandala air, airasia, serta terminal keberangkatan haji. Ada kesamaan antara airasia.com dengan mandala air, yaitu pesawatnya sama-sama masih baru dan terlihat bagus. Tapi entah apa yang menyebabkan kedua maskapai itu bisa menempati terminal 3 ini.

Sampai di dalam terminal, waktu menunjukan pukul 04.40 WIB, pada saat itu, terlihat petugas bandara berpolo air asia masih mengutak atik konter check in. Konternya masih belum buka, padahal di jadwal seharusnya buka dibuka pukul 04.30. Ada tiga orang mengantre sebelum gw datang. Yang pertama seorang mbak-mbak dengan tas gunung di punggungnya. Kenapa ya  dia pakai tas gunung? Apa dia pikir naik pesawat sama kayak naik gunung? Sama -sama naik.. Yah, hanya mbaknya yang tau, dan gw ga berani bertanya karena si mbak ini terlihat lagi bete karena konter belum dibuka juga. Di belakangnya, mengantre dua pasangan bule, entah dari mana. Kayaknya sih dari Australia. Karena antrean itu dibuka dua baris, gw pun memilih mengantre di baris satunya, dimana gw berdiri paling depan.

Gw ragu, dan gw pikir kalau pesawat ini bakal delay. Atau jangan-jangan pesawatnya dimajuin tanpa sepengetahuan gw, jadi sekarang konternya udah ditutup. Imposible juga sih, mana ada pilot yang mau bawa pesawat jam 3 pagi. Akhirnya,dengan setumpuk keberanian, gw menanyakan pada mbak-mbak tadi yang berdiri di samping gw,

“mbak, ini belum dibuka ya dari tadi?

Dengan muka jutek, dia cuma menggeleng. Entah artinya “‘ngga tau’”, ‘”ngga tutup’” , atau “ngga mau jawab”.  Kedengarannya lebih baik dia jawab   “ngga tau”.

menunggu 5 menit, gw udah berpikir untuk buka koper dan gelar tiker di situ, saking pegelnya gw berdiri menjinjing tas yang beratnya segaban. Tapi beberapa saat kemudian, mas yang tadi ngutak ngatik konter, duduk di konter depan gw, dan mulai memberi salam. Gw rada heran, karena job ini biasanya dikerjakan oleh perempuan. Kemana kaum hawa itu pagi -pagi begini? Ah yasudahlah, gw pun memberikan tiket gw pada mas-mas itu. terlihat di samping gw mbak-mbak itu makin jutek. jelas aja, dia duluan yang ngantri, kenapa jadi gw duluan yang dilayanin. Akhirnya gw bergeser sedikit supaya mbak itu bisa nyerahin tiketnya setelah gw.

Setelah itu, seperti biasa, gw dirampok sama petugas bandara, bayangkan airport tasknya mencapai empat puluh ribu rupiah. Bandara makin bagus, hargapun ikutan “baguus”.

Sebelum gw naik ke atas dan duduk di lounge , gw menyempatkan diri solat dulu di mushala bawah bareng orang tua gw yang ikut mengantar. setelah melaksanan sholat, gw bergegas pergi ke kamar mandi. di sini ada kecelakaan kecil, karena gw hampir salah masuk ke toilet laki-laki! Gw ga begitu merhatiin gambarnya pas masuk ke toilet tadi. Untung gw cepet sadar, dan buru-buru menjauh. Dari kejauhan gw ngeliat petugas cleaning service yang berdiri di samping toilet perempuan lagi ngeliatin gw. Sial juga tu orang, bukannya ngasih tau gw.

Akhirnya setelah menunaikan hajat di toilet, gw naik ke atas, masih ditemani orang tua gw. Dalam perjalanan menuju pintu masuk lounge, gw melihat sebuah poster menarik di samping kanan. Poster itu merupakan gambaran perencanaan pembangunan terminal 3. Catatan: terminal 3 ya, buka bandara soekarno hatta. Kalau dilhat digambar, infonya, akan dibangun stasiun kereta api di terminal ini.  Jadi pengunjung punya alternatif lain kalau ingin pergi ke bandara.

di depan pintu masuk ke lounge, disinilah gw dan orang tua gw berpisah. gw benci suasana ini. salah satu alasan kenapa gw ga suka bolak balik jogja-jakarta dalam waktu singkat, karena gw akan selalu sedih tiap ninggalin jakarta.

suasana lounge di terminal 3 hampir mirip seperti di bandara Adi Sucipto. Terdiri dari bangku-bangku yang berjajar. Bedanya, setiap penerbangan punya wilayah masing-masing. Gw sedikit dibingungkan di sini, karena tertulis di boarding pass gw, gw harus nunggu di zona 6. Tapi ternyata di Zona 6 untuk penerbangan menuju Denpasar, Bali. Gw pun bermigrasi ke Zona 5.  Sebenernya sih sama aja, karena pada dasarnya ini masih satu ruangan, dan pintu masuk boardingnya juga cuma satu.

beberapa menit sebelum boarding, ga disangka, gw bertemu dengan salah satu teman di kampus gw, Zoelverdi Yustian Putra atau yang biasa disebut Ajung.  Dia terlihat lagi kebingungan mencari-cari mushala. Setelah gw sapa, dan bersua sedikit sama gw, diapun idzin mau sholat. Lama menunggu sampai ajung balik, karena ternyata sendalnya Ajung dipakai orang buat BAB di toilet. Haha.. Ga kebayang kalau orangnya ga keluar-keluar juga sampai kita boarding.

Nah kita pun boarding pukul 05.40, telat 20 menit dari yang ditetapkan di jadwal. Tak disangka, disana bertemu dengan teman gw yang lain, Stephanie Gracia Widjaja.  Ternyata dia dan ajung dikejar mengumpulkan tugas termodinamika, makanya harus berangkat sepagi ini. Dan pada akhirnya, sebuah bus kecil, mengantar kita ke dekat pesawat airasia.com yang siap untuk mengarungi langit.

Gw duduk di 21 C, lagi-lagi dekat Jet. Kenapa setiap naik pesawat, gw selalu duduk di samping jet?

terasa ada yang berbeda ketika duduk di kursi pesawat

Nah disinilah inti dari blog gw yang panjang lebar ini,

setelah agak lama gw berada di dalam pesawat, dan menyaksikan orang-orang sibuk mencari kursi, dan fly attendant berlalu lalang di samping gw, gw mulai menyadari kalau bahasa yang dipakai di pesawat ini adalah: bahasa melayu.

Awalnya gw pikir, hanya pramugaranya yang barusan bicara di depan saja yang berbahasa Melayu. Tapi ternyata pramugari yang kemudian gantian dengannya juga berbicara dengan bahasa melayu. dan setelah itu gw mendengarkan Pilot pun berbahasa melayu. Ya, dan gw baru menyadari, seluruh awak kapal ini adalah orang Malaysia.

Selama ini, kalau gw naik airasia indonesia, yang gw tau, fly attendant atau pilotnya pasti tetap orang Indonesia. Baru kali ini gw berada dalam pesawat yang berisi fly attendant orang Malaysia.

karena kebetulan gw duduk di dekat jalan, gw bisa leluasa memperhatikan gerak gerik pramugara yang gw rasa berbeda. Biasanya, kalau fly attendant Indonesia, untuk pramugara berdiri tegap namun tersenyum ramah, seolah mencerminkan, dia seorang bapak asuh yang baik hati, yang akan menemani kita sampai perjalanan ke depan.

Berbeda dengan Pramugara yang ini, terlihat lebih seperti satuan tentara. Berdirinya aja dengan posisi istirahat di tempat. Bayangan gw, dia teriak-teriak juga kayak pasukan militer, “siaaap grak! Pasang sabuk pengamaaan grak!” Ya, tapi penerbangan ini masih normal, dia masih tetap tersenyum, dan berbicara dengan ramah.

Sama dengan pramugari-pramugari malaysia yang ada di dalam pesawat yang gw tumpangi. Dia juga berdiri depan dengan tegap dengan posisi isttirahat di tempat ketika akan memperagakan aturan keselamatan sebelum pesawat mulai take off. Pramugari-pramugari itu terlihat lebih jantan, tapi juga tetap tersenyum. walau gw yakin, senyumnya ga seramah orang Indonesia, ya itu yang gw sadari.

Setelah agak lama, gw menyadari kalau dengan posisi istirahat di tempat, tubuh akan lebih stabil. Sehingga kalau ada pergerakan pesawat, tidak mudah jatuh.

Semakin ke depan, gw semakin asik memperhatikan gerak gerik para awak kapal berdarah Malaysia ini. Sebelum take of, pramugara tadi juga sempat menjelaskan bahwa  penerbangan kali ini berbeda dengan yang penerbangan lainnya. Ya..Ga perlu diberitaupun, gw udah sadar dari sejak tadi. Dan dengan bangga juga dia memperkenalkan maskapainya sebagai maskpai terbaik dengan harga terndah versi majalah trex, atau track, yah apalah namanya.

Akhirnya pesawat take off dan gw mengisi waktu dengan membuka-buka majalah keluaran airasia.com. Gw melihat rute penerbangan airasia di seluruh dunia. Dengan senyum geli, gw melihat garis panah di negara Indonesia ramai bukan main. Berbeda di negara lain yang tidak disediakan penerbangan antar kota di dalam negri. Atau mungkin sebenarnya ada tapi tidak tertera, gw ga tau.

Setidaknya penerbangan ini membawa gw ke hal yang positif. kebencian gw terhadap Malaysia menurun perlahan, begitu melihat di dalam majalah, terdapat artikel mengenai tempat wisata di pulau jawa.

airasia.com

Di tengah perjalanan, kita melewati kondisi cuaca yang kurang baik, sehingga pesawat mengalami turbulence, begitu yang dikatakan oleh pilot sebelum kita memasuki kepulan awan gelap. Fly Attendantpun dipersilakan duduk. Aneh sebenernya, kalau gw bandingkan dengan penerbangan gw menuju Jakarta dua minggu silam. Gw rasa, pesawatnya itu mengalamin turbulence dari awal sampai akhir penerbangan, tapi tidak ada pengumuman cuaca akan buruk, dan pramugari masih lalu lalang di dalam pesawat.

Alhamdulillah, pesawat pun landing di bandara Adisucipto pukul 06.40. Dua puluh menit lebih cepat dari waktu yang ditetapkan. Gw sendiri masih bingung, padahal tadi boardingnya telat 20 menit, tapi sampainya juga lebih cepat 20 menit. Kok bisa? Apa jamnya pak pilot beda dengan jam di handphone gw?

Kalau benar perjalanan bisa hanya dengan 40 menit, ini lebih dari on time. Yah belum cukup sih untuk membayar delay 5 jam yang pernah dialami oleh temen gw, ajung yang duduk beberapa kursi di belakang gw. hehe

mengubah paradigma, sebuah paradoks.

Pendapat gw tentang airasia.com, tentu saja bagus. Harganya rendah tapi fasilitasnya ga rendah. Dulu sempat gw denger gosip penerbangan air asia dalam kota di Indonesia akan dihentikan. Kabar yang gw dengar karena airasia merusak harga, sehingga maskapai lokal tersingkir. Tapi ternyata tidak juga, banyak maskapai kita yang mulai menurunkan harga dan dengan baik hati memberikan promo. Bahkan air asia sendiripun sekarang terlihat agak sedikit lebih mahal daripada dulu.  Gw tau kunci dari airasia, dia memberikan harga dasar murah, tapi kalau tambah bagasi harus bayar lagi, kalau mau memilih tempat duduk juga harus bayar lagi. Ujung-ujungnya ya harganya tidak jauh beda dengan yang lain. Kalau seandainya isu tentang pemberhentian itu benar, apa jadinya perusahaan maskapai ini, kehilangan banyak sekali aset yang ia telah ia tanamkan.

Yah, melalui blog ini, gw harus mengakui kalau manajemen maskapai airasia.com tergolong baik. berbeda dengan paradigma gw dulu, saat airasia masih menerapkan metode bangku suka-suka. Sampai gw pikir, kalau naik air asia, perjalanan pasti tidak aman. Tapi ternyata sekarang paradigma itu berubah.

ya itulah pengalaman gw selama perjalanan ini.

Selama di pesawat tadi, gw berpikir, begitu hebat kita protes ketika kapal perang Malaysia hendak memasuki perairan Indonesia. Namun justru penerbangan Malaysia asik berputar-putar di negara kita. dan rakyatpun senang dengan tawarannya yang menjanjikan. Di atas udara, gw menemukan sebuah paradoks tentang negeri ini.

January 5, 2010

Tahun Baru 2010

Saat ini hampir seluruh dunia sedang merayakan tahun baru. Kenapa gw bilang hampir? Karena ada juga ternyata orang-orang yang tidak ikut bergembira menyambut pergantian tahun itu. Ya.. contohnya adalah penghuni salah satu rumah di sudut jakarta timur, yaitu rumah gw sendiri. Kita  sekeluarga memang ga pernah merayakan datangnya tahun baru, dalam artian kita ga pernah bingung  mikirin apa yang akan lakuin nanti di malam tahun baru, mau pergi kemana, atau mau makan apa nanti malam. Di saat orang-orang lagi bergembira menyalakan kembang api, kita malah asik di kamar masing-masing. Hehe.. beginilah tahun baru memang bukan budaya di keluarga kita.

Dari diri gw pribadi sih simple aja, gw ga ngerti apa esensi dari tahun baru itu sendiri. Kenapa berubah satu angka dibelakang begitu berarti buat mereka sampai harus dihitung mundur segala? Terus kalau ada tahun baru kenapa ga ada bulan baru atau hari baru aja sekalian? Yang paling bikin gw ngangkat alis adalah pas gw tanyain ke orang-orang, kenapa tahun baru itu begitu penting. Rata-rata jawaban klise, ‘untuk mengintropeksi diri , dan memulai langkah baru’.  Padahal gw yakin seyakinnya kalau dari 10 orang yang bilang gitu, palingan cuma 2 orang yang bener-bener melaksanakan. Sisanya ya cuma menikmati kesenangan di malam tahun baru aja. Hehe. Bukannya untuk melakukan sesuatu yang baik ga harus menunggu tahun depan datang?

Wait.. wait, membaca paragraf gw di atas, jangan-jangan kalian berpikir kalau gw orang yang kolot, ga bisa diajak seneng dan sebagainya.  It’s a big no, kawan.. Gw sendiri masih menikmati cipratan kebahagiaan perayaan tahun baru. Gw suka malem tahun baru karena rame, dan acara tv banyak yang bagus. Masalah kembang api,awalnya gw mungkin jengkel pas mendengar orang main kembang api di depan rumah gw gara-gara berisik. Mending ya kalo kembang api, ini petasan banting juga ikut dimainin coba. Apalagi pas gw lagi asik nonton spiderman kemarin malem, suara si peter parker ga kedengeran gara-gara kemakan suara si petasan. Dengan jengkel gw keluar ngeliat keadaan. Ternyata, waw langitnya udah berwarna warni, anak kecil banyak yang main terompet di jalan, dan beberapa balkon rumah yang gw liat, kumpul beberapa orang buat menyaksikan kembang api. Ya memang pemandangan ini cuma ada setahun sekali..

Kalau boleh gw membuat sendiri esensi dari tahun baru, gw lebih suka menyebutnya sebagai perayaan akhir tahun. Karena kita udah bekerja keras di tahun 2009, karena banyak banget nikmat Allah selama setahun itu, karena kita udah mewarnai setahun kemarin, semua itu patut dirayakan. Seperti kata pak dosen matematika saya yang paling the best, nikmat keberhasilan itu patut disyukuri dengan menyenangkan diri sendiri dan atau orang lain. Nah buat yang merasa gagal di tahun 2009, gagal itu sebenarnya setengah dari berhasil, yang penting udah usaha. Ibarat kita bikin suatu acara kegiatan di kampus, kan ada acara penutupannya tuh.

Esensi lainnya adalah, malam tahun baru adalah perayaan buat seluruh dunia. Ga ada hari yang dirayakan seluruh dunia selain malam tahun baru kan? Setiap orang pasti memakai tanggalan masehi untuk aktifitas kegiatannya. Biarkan tahun baru jadi pemersatu negara-negara di dunia. Ga peduli mereka dari suku apa, bangsa apa, hitam atau putih, atau bahkan agamanya apa.. kita semua bisa tertawa bersama di sini.

Ya, penting buat kita merayakan sesutu dengan memahami esensi dari apa yang kita rayakan tersebut. Ga hanya karena orang-orang lagi asik lompat-lompatan, kita juga ikut lompat-lompatan..

Oia, ada baiknya perayaan akhir tahun dilakuin dengan kegiatan positif, atau minimal ga ngelakuin kegiatan maksiatlah..

Ok guys, selamat akhir tahun!

Dan gw sempet kepikiran deh, presiden ngapain ya di malam tahun baru? Ada yang tau?

November 8, 2009

Dari Pita Tentang Fina

ini merupakan sebuah notes yang dibuat oleh sahabat gw yang bernama Puspita Nuari,

notes itu berisi tentang pengalamannya bersama gw.. hhe.. gw bermaksud copas ke blog gw..

fna

Memori 4: Antara Aku dan Finrukjebelingpakababe

Pengin ketawa dulu ah sebelum mulai.
*ngakak guling-guling*

Oke, jadi begini ceritanya.
*
Awal aku kenal dia itu karena tempat pensilku sama kayak punya dia.
Aku nggak tahu apa dia punya pikiran “Ih, ikut-ikutan aja.”
Yang jelas, aku pernah berpikir lebih parah: “Ih, ngambil punya orang!”
*
Ya enggaklah.
Kalau begitu ceritanya,
sekarang aku sama dia malah jadi musuh bebuyutan dong.
*
Soal tempat pensil kembar itu memang benar,
tapi ada lagi yang lebih berkesan:
dia dan temanku yang seorang lagi (Kartika)
berebut pengin duduk semeja denganku.
(Ampun, Mbak! Jangan timpuk saya!)
*
Oke, sepertinya sekali lagi terjadi kesalahpahaman (T.T)
*
Jadi begini,
waktu itu aku duduk sama Kartika,
terus Fina minta tukeran,
tapi Kartika nggak mau.
Nah, kalau begitu ceritanya,
berarti mereka berebut mau duduk semeja denganku kan?
(Lagi: jangan timpuk saya! Selesaikan saja secara kekeluargaan!)
*
Ah, sudahlah. Lupakan soal itu.
Mari kita lanjut ke soal berikutnya.
*
Entah sejak kapan, aku dan dia jadi sering bareng-bareng.
Pulang bareng, ke Tomang bareng, ke Sektor bareng,
ke perpus bareng, ke kantin bareng, ke WC juga bareng….
(Yang terakhir itu kayaknya nggak penting untuk dibaca deh, hehe)
Pokoknya sering ke mana-mana bareng deh!
*
Kalau ke Tomang, kami pasti ke Toko Buku Kharisma.
Kalau ke Sektor, dia pasti pesan CD lagu bajakan.
Kalau ke WC, kami pasti buang air kecil atau cuci tangan….
(Ya iyalah! Mana ada orang jualan Momogi di WC?)
*
Yang perlu diingat:
PERGI KE WARNET BERSAMA PITA = HARI NAAS FINA
*
Yap, itu betul (banget).
Kalau kami ke warnet bareng, pasti ada saja gangguannya.
Bisa warnetnya penuh.
atau Lola (Loading lama)
atau “cannot find server”
atau mousenya ngadat
atau MIRC-nya nge-hank
atau warnetnya panas (apa benar aku bisa menyerap dinginnya AC?)
atau kursinya nggak nyaman, atau Mas yang jaga warnetnya galak
atau warnetnya tutup (padahal aku udah ngotot tu warnet pasti buka)
Yah, bisa-bisanya kamu aja deh, Fin,
mau nuduh aku bawa sial apa lagi, hehe.
*
Tidak cuma soal warnet, rupanya aku juga
jadi perusak “hal” yang berharga baginya.
*
Dia pernah minta tolong aku untuk fotoin dia bersama Kak O*ta (atau kak siapa ya?).
Sebagai sahabat yang baik, ya aku bersedia dong.
Aku ambil kamera nondigitalnya yang bermerk Nikon itu,
tapi terus tiba-tiba aku dilema: lepas kacamata atau tidak ya?
Kalau pakai kacamata, nanti lensaku dan lensa kameranya menempel (nggak nyaman),
tapi kalau tidak pakai, objeknya jadi nggak fokus.
*
Pada saat itulah aku membuat kesalahan.
Aku memutuskan untuk lepas kacamata, dengan pikiran
“ah, nanti juga otomatis fokus kali pas dicuci cetak.”
Aku fotolah dia dan Kakak-yang-aku-lupa-siapa itu sampai dua atau tiga kali.
Dalam hati aku merasa gembira karena telah melakukan satu kebaikan.
*
Tapi kenyataan beberapa bulan kemudian mengatakan sebaliknya.
Fina: “Pita, foto yang waktu itu….”
Aku: (dalam hati: pasti dia mau bilang makasi karena hasilnya oke banget.
Nggak usah, Fin. Aku ikhlas kok! Ridho!) “Mana? Coba liat.”
*
Siiing
*
Beberapa detik berlalu, aku cuma bisa bengong sambil bingung.
Aku: (bersiap kabur) “Fin.. maaf.. fotonya.. burem..”
*
Sumpah.
Foto-foto hasil jepretanku lebih parah dari foto hasil jepretan Mio di Fatal Frame!
Maksudku, kalau yang di Fatal Frame, bentuk hantunya aja masih kelihatan,
sedangkan ini? Bentuknya sama kayak adonan kue yang habis di-mixer.
*
Yah, untungnya dia adalah seorang yang pemaaf,
jadi aku batal masuk koran dengan tajuk:
“Karena Tiga Lembar Foto, Seorang Pelajar SMP Tewas Di-mixer Sahabatnya”
*
Baiklah. Kita beralih ke soal berikutnya: Surat Geje.
*
Mm, dulu, aku dan dia sering melakukan barter.
Aku pinjam komiknya, dia pinjam kasetku.
Atau sebaliknya.
Atau pertukaran benda lainnya.
Nah, setiap mengembalikan, biasanya kami menyertakan surat (geje).
*
Berikut ini salah satu contoh Surat Geje dariku untuk dia.
*
Na, apa kabar?
Kamu baik-baik aja kan di sana?
Gimana dengan nilai UTS kemarin?

*
(T.T Sebentar. Rasanya ini tertukar dengan isi buku harianku)
*
Kuulang. Kali ini beneran. Yang dicetak miring itu respon dari dia.

……………………………………………………….

Penting!
*
Fin, ini kertas warnanya. siapa bilang ini kertas roti?
Sorry banget, warna merahnya gak ada …. udah tau
Soalnya udah diabisin Rini untuk bikin angsa-angsaan
waktu 17 Agustusan kelas 1 SMP. ga’ nanya
Sorry ya …. ogah ah maafin lo!
Nggak pa pa kan? nggak! gw marah!
*
Insiden air (ada tetesan air karena aku baru keramas)
*
(Fina gambar orang berkacamata, seolah mencari tetesan air itu,
ini yang bikin aku ngakak setiap melihatnya)
Terus ada tulisannya:
mana? kok ga’ liat?
Di manakah air itu?

(Doeng. Aku lupa kalau kertas bisa menyerap air….)
*
Di halaman depan kertas itu, Fina nulis:
*
Ternyata lo cerewet juga ya! Tiap barang dikomentarin!
*
…………………………………………………………
*
Yah begitulah sedikit tentang
antara aku dan Finrukjebelingpakababe (Jangan tanya kepanjangannya! Jangan!)
*
p.s. Fin, lo harus liat surat-surat geje kita dulu! (Di gw ada beberapa)
Wakaka.

,

,

,

,

HAHA..

Gila salut banget buat Pita karena ingatannya sangat kuat, gw lupa pernah bilang dia cerewet, gw bahkan lupa kalo tempat pinsil kita pernah sama..

hehe, tapi gw masih inget memori-memori yang lain kok.. ^ ^

thx yah pita udah menulis khusus buat gw, kapan kapan gw juga nulisa tentang lo..

oia, tentang kak O*t* itu gilaa.. udah lama banget.. apa kabar ya dia? jangan jangan udah nikah T_T

November 7, 2009

best lyrics ever

sebuah lagu seharusnya ga hanya enak di dengar, tapi juga memiliki lirik yang dalam.

gw cukup sering dengerin lagu yang gw rasa enak, pas tau liriknya, langsung ilfeel seketika. Ada juga lagu yang walaupun nadanya biasa-biasa aja, gw jadi suka banget gara-gara liriknya yang bagus dan menyentuh..

postingan gw kali ini, gw cuma pingin sharing, lagu lagu dengan lirik terbaik ,yang menurut sangat bermakna..oh iya, yg gw pernah denger aja tentunya..

A

Flying Without Wings

Westlife

C

Everybody’s looking for that something
One thing that makes it all complete
You find it in the strangest places
Places you never knew it could be
B
Some find it in the face of their children
Some find it in their lover’s eyes
Who can deny the joy it brings
When you’ve found that special thing
You’re flying without wings
D
Some find it sharing every morning
Some in their solitary night
You find it in the words of others
A simple line can make you laugh or cry
E
You find it in the deepest friendship
The kind you cherish all your life
And when you know how much that means
You’ve found that special thing
You’re flying without wings
F
So impossible as they may seem
You’ve got to fight for every dream
‘Cause who’s to know
Which one you let go
Would have made you complete
G
Well, for me it’s waking up beside you
To watch the sunrise on your face
To know that I can say I love you
In any given time or place
It’s little things that only I know
Those are the things that make you mine
H
And it’s like flying without wings
‘Cause you’re my special thing
I’m flying without wings
I
And you’re the place my life begins
And you’ll be where it ends
I’m flying without wings
And that’s the joy you bring
I’m flying without wings

a

b

Earth Song

Michael Jackson

What about sunrise
What about rain
What about all the things
That you said we were to gain.. .
What about killing fields
Is there a time
What about all the things
That you said was yours and mine…
Did you ever stop to notice
All the blood we’ve shed before
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores?

Aaaaaaaaaah Aaaaaaaaaah

What have we done to the world
Look what we’ve done
What about all the peace
That you pledge your only son…
What about flowering fields
Is there a time
What about all the dreams
That you said was yours and mine…
Did you ever stop to notice
All the children dead from war
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores

Aaaaaaaaaaah Aaaaaaaaaaah

I used to dream
I used to glance beyond the stars
Now I don’t know where we are
Although I know we’ve drifted far

Aaaaaaaaaaah Aaaaaaaaaaaah

Hey, what about yesterday
What about the seas
The heavens are falling down
I can’t even breathe
What about the bleeding Earth
Can’t we feel its wounds
What about nature’s worth
It’s our planet’s womb
What about animals
We’ve turned kingdoms to dust
What about elephants
Have we lost their trust
What about crying whales
We’re ravaging the seas
What about forest trails
Burnt despite our pleas
What about the holy land
Torn apart by creed
What about the common man
Can’t we set him free
What about children dying
Can’t you hear them cry
Where did we go wrong
Someone tell me why
What about babies
What about the days
What about all their joy
What about the man
What about the crying man
Do we give a damn

b

n

The Reason

Hoobastank

I’m not a perfect person
There’s many things I wish I didn’t do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know
k
I’ve found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you
l
I’m sorry that I hurt you
It’s something I must live with every day
And all the pain I put you through
I wish that I could take it all away
And be the one who catches all your tears
That’s why I need you to hear
m
I’ve found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you
n
And the reason is you
And the reason is you
And the reason is you
m
I’m not a perfect person
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know
j
I’ve found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you
k
I’ve found a reason to show
A side of me you didn’t know
A reason for all that I do
And the reason is you

n

m

Fool Again

Westlife

Baby, I know the story,
I’ve seen the picture,
it’s written all over your face
Tell me, what’s the secret that you’ve been hiding?
And who’s gonna take my place?
I should have seen it coming,
I should have read the signs
Anyway, I guess it’s over

Chorus:
Can’t believe that I’m a fool again
I thought this love would never end,
how was I to know?
You never told me
Can’t believe that I’m a fool again,
and I who thought you were my friend,
how was I to know?
You never told me
b
Baby, you should’ve called me,
when you were lonely,
when you needed me to be there
Sadly, you never gave me
too many chances to show you
how much I care
Ooh, should have seen it coming,
I should have read the signs
Anyway, I guess it’s over

Chorus

About the pain and the tears
Ooh, If I could,
I would, turn back the time
Ooh yeah I should have seen it coming
I should have read the signs
Anyway, I guess it’s over

Chorus to fade
m

Someone’s Watching Over Me

Hillary Duff

I found myself today,
Oh I found myself and ran away,
something pulled me back,
Voice of reason I forgot I had,
All I know is your not here to say,
What you always used to say,
But it’s written in the sky tonight

CHORUS

So I won’t give up,
no I won’t break down,
sooner than it seems life turns around,
and I will be strong
even if it all goes wrong,
when I’m standing in the dark I’ll still believe,
someone’s watching over me

VERSE 2

Seen that ray of light,
and it’s shining on my destiny
shining all the time
and I won’t be afraid
to follow everywhere it”s taking me
all I know is yesterday is gone
and right now I belong
to this moment, to my dreams

CHORUS

So I won’t give up,
no I wont’ break down,
sooner than it seems life turns around,
and I will be strong
even if it all goes wrong
when I’m standing in the dark I’ll still believe
someone’s watching over me

BRIDGE what does it mean

It doesn’t matter what people say
and it doesn’t matter how long it takes
believe in yourself and you’ll fly, high,
and it only matters how true you are
be true to yourself and follow your heart

CHORUS
So I won’t give up,
no I wont’ break down,
sooner than it seems life turns around,
and I will be strong
even if it all goes wrong
when I’m standing in the dark I’ll still believe…
l
That I won’t give up,
no I wont’ break down,
sooner than it seems life turns around,
and I will be strong
even when it all goes wrong
when I’m standing in the dark I’ll still believe….
p

that someone’s watching over

someone’s watching over

someone’s watching over me

h

n

GOODBYE

Air Supply

I can see the pain living in your eyes
And I know how hard you try
You deserve to have much more
I can feel your heart and I simpathize
And I’ll never criticize
All you’ve ever meant to my life

c
I don’t want to let you down
I don’t want to lead you on
i don’t want to hold you back
From where you might belong

k
You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can’t live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There’s nothing left to say but goodbye

*
You deserve the chance at the kind of love
I’m not sure i’m worthy of
Losing you is painful to me
@

I don’t want to let you down
I don’t want to lead you on
i don’t want to hold you back
From where you might belong

i
You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can’t live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There’s nothing left to try
Though it’s gonna hurt us both
There’s no other way than to say goodbye

j

k

Father And Son

Ronan Keating

Father:
It’s not time to make a change,
Just relax, take it easy.
You’re still young, that’s your fault,
There’s so much you have to know.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but I’m happy.
m
I was once like you are now, and I know that it’s not easy,
To be calm when you’ve found something going on.
But take your time, think a lot,
Why, think of everything you’ve got.
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.
m
Son:
How can I try to explain, when I do he turns away again.
It’s always been the same, same old story.
From the moment I could talk I was ordered to listen.
Now there’s a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
l
Father
It’s not time to make a change,
Just sit down, take it slowly.
You’re still young, that’s your fault,
There’s so much you have to go through.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but I’m happy.
(son– away away away, I know I have to
Make this decision alone – no)

k
Son:
All the times that I cried, keeping all the things I knew inside,
It’s hard, but it’s harder to ignore it.
If they were right, I’d agree, but it’s them you know not me.
Now there’s a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(father– stay stay stay, why must you go and
Make this decision alone? )
))

nnm

Untuk sekarang baru lirik yang pakai bahasa inggris, soalnya kalau digabung sama yang bahasa Indonesia, pasti jadinya banyak banget, capek copy pastenya.. hehe